Sinar Matahari dan Vitamin D: Dukungan Alami bagi Kekebalan Tubuh
Vitamin D dikenal sebagai “vitamin sinar matahari” karena tubuh dapat memproduksinya saat kulit terpapar cahaya matahari. Vitamin ini berperan penting dalam membantu sel-sel imun mengenali dan melawan virus serta bakteri. Kekurangan vitamin D sering dikaitkan dengan risiko infeksi yang lebih tinggi dan penurunan energi tubuh.
Berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 10–15 menit setiap hari dapat membantu tubuh memproduksi vitamin D dalam jumlah cukup. Namun, waktu terbaik untuk mendapatkan manfaat ini adalah sebelum pukul 10 pagi, saat sinar matahari belum terlalu kuat. Gunakan pelindung kulit bila berjemur lebih lama agar tetap aman dari risiko paparan berlebihan.
Selain dari sinar matahari, vitamin D juga dapat diperoleh dari makanan seperti ikan berlemak (salmon, tuna), kuning telur, dan susu yang difortifikasi. Bagi orang yang jarang terpapar matahari, suplemen vitamin D dapat menjadi alternatif. Dengan kadar vitamin D yang cukup, sistem imun bekerja lebih efisien, menjaga tubuh tetap sehat dan siap melawan berbagai penyakit.
Post Comment